Langsung saja dicek berikut daftar-daftar lirik lagu tersebut:
- Pok ame-ame belalang kupu-kupu..siang makan nasi, kalau malam minum susu (ini sangat tidak jelas, lagu ini dipertunjukkan untuk anak-anak/orang dewasa?).
- Halo-halo Bandung ibukota Periangan (Kalau nggak salah Bandung itu ibu kotanya Jawa Barat kan?).
- Bintang kecil dilangit yang biru (lirik ini tidak sesuai menurut hukum alam, jika malam memang ada ya, langit warna biru?).
- Ibu kita Kartini..Harum namanya (nama Ibu kita: Kartini/Harum?).
- Cangkul, cangkul, cangkul yang dalam..menanam jagung dikebun kita (kalau menanam jagung harus dalam ya? awas nanti kedalaman nyangkulnya jadi sumur, hehe).
- Pelangi-pelangi alangkah indahmu..pelukismu agung siapa gerangan? (sudah tau nama pelukisnya agung, pake nanya pelukisnya segala).
- Si kancil anak nakal suka mencuri ketimun, ayo lekas dikurung, jangan diberi ampun. (wah, lagu ini sangat tidak baik untuk anak-anak. Lagu ini mengajarkan anak-anak untuk tidak memberi belas kasihan atau kesempatan kedua, sadis).
- Ambilkan bulan buu..Ambilkan bulan buu.. Ambilkan bulaan di langiiit. (lagu ini sungguh merepotkan Ibu kita, Neil Amstrong saja perlu perjuangan keras untuk ke bulan, apalagi Ibu kita).
- Pada hari Minggu kuturut Ayah ke kota..Naik delman istimewa kududuk dimuka. (lagu ini mengajarkan kita hal yang tidak baik, tidak sopan duduk dimuka, lebih baik duduk dikursi!).
- Nina bobo...Oooo nina bobo...kalau tidak bobo digigit nyamuk (menurut psikolog: anak-anak diajak tidur dengan lagu yang mengancam).
- Burung kakak tua..Hinggap dijendela (Anak2 udah di ajarin porno.. Masa' burung kakaknya di bilang udah tua,. Kebayang gak bulunya udah ubanan semua,. hinggap di jendela pula tuh..)